Logo Wastu Property

Cara Menentukan Harga Properti dengan Bijak

Cara Menentukan Harga Properti dengan Bijak

Daftar isi

Menentukan harga properti adalah langkah penting dalam proses penjualan atau penyewaan properti. Memahami nilai properti Anda dengan baik dapat membantu Anda memaksimalkan keuntungan dan memastikan transaksi yang sukses. Tidak hanya untuk mendapatkan keuntungan tetapi anda perlu mempertimbangkan lagi harga tersebut dari segi kepuasan konsumen.

Istilahnya dalam bahasa jawa : “ojo waton adol golek bathi“, Ada baiknya anda mempertimbangkan kepuasan pelanggan dengan unit properti yang anda jual.

Artikel ini akan menjadi panduan seputar properti Anda dalam menentukan harga properti. Kami akan membahas berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan, mulai dari kondisi pasar, lokasi, hingga karakteristik properti itu sendiri. Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah untuk membantu Anda menentukan harga properti dengan baik.

Menentukan harga properti

Menentukan harga properti bisa menjadi proses yang kompleks dan melibatkan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa langkah umum yang dapat membantu Anda menentukan harga properti:

Menghitung NJOP

NJOP adalah nilai yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai dasar pengenaan pajak bumi dan bangunan (PBB). NJOP bisa menjadi salah satu acuan untuk menentukan harga properti.

Peraturannya ada di dalam Pasal 79 Ayat 1 PDRD, dituliskan bahwa, “Dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan adalah NJOP.”

Rumus menghitung NJOP adalah:

NJOP = (Luas tanah x NJOP per meter tanah) + (Luas bangunan x NJOP per meter bangunan)

NJOP artinya harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar, dan apabila tidak terdapat transaksi jual beli, nilainya ditentukan melalui:

  • perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis;
  • nilai perolehan baru; atau
  • Nilai Jual Objek Pajak pengganti.

Nilai jual ini bukan hanya berguna untuk menentukan harga jual properti. Selain itu, juga menjadi dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Mengevaluasi Kondisi Properti

Mengevaluasi Kondisi Properti

Struktur Bangunan

Periksa keretakan, kerusakan fondasi, dan kondisi struktur keseluruhan. Apabila unit tersebut adalah bangunan lama. Karena calon pembeli akan melakukan nego harga apabila ditemukan sebuah kerusakan.

Kualitas material

Gunakan bahan bangunan yang berkualitas. Semakin bagus kualitasnya maka kita bisa menaikan harganya.

Usia bangunan

Pertimbangkan usia bangunan dan kebutuhan renovasi di masa depan.

Fasilitas internal

Evaluasi kelengkapan dan kondisi fasilitas seperti kolam renang, taman, dan keamanan.

Fasilitas eksternal

Pertimbangkan akses ke fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan.

Kondisi lain dari sebuah properti yaitu legalitasnya, diantaranya

Sertifikat kepemilikan

Pastikan properti memiliki sertifikat yang sah dan bebas sengketa agar cepat terjual. Tentunya sertifikat akan sangat mempengaruhi harga sebuah properti.

Perizinan bangunan

Buatlah izin mendirikan bangunan (IMB) dan perizinan lainnya agar lebih memudahkan calon pembeli.

Faktor Lokasi Properti

Faktor Lokasi Properti

Aksesibilitas

  • Jarak ke pusat kota, fasilitas umum, dan transportasi: Properti yang dekat dengan berbagai fasilitas publik akan memiliki nilai lebih tinggi.
  • Kondisi jalan dan infrastruktur: Jalan yang lebar, bebas macet, dan infrastruktur yang memadai meningkatkan nilai properti.
  • Ketersediaan transportasi umum: Kemudahan akses ke transportasi publik seperti bus, kereta api, atau MRT merupakan nilai tambah.

 

Lingkungan Sekitar

  • Keamanan dan ketenangan: Lingkungan yang aman dan tenang dengan tingkat kriminalitas rendah lebih diminati.
  • Fasilitas di sekitar: Kedekatan dengan sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan taman meningkatkan daya tarik properti.
  • Kualitas lingkungan: Kawasan dengan polusi rendah, ruang hijau yang luas, dan pemandangan indah meningkatkan nilai properti.

 

Potensi Pengembangan

  • Rencana pembangunan di masa depan: Keberadaan rencana pembangunan infrastruktur, kawasan industri, atau pusat bisnis dapat meningkatkan nilai properti.
  • Pertumbuhan ekonomi dan populasi: Kawasan dengan pertumbuhan ekonomi dan populasi yang pesat memiliki prospek investasi yang cerah.

 

Zonasi dan Peruntukan Lahan

  • Peraturan zonasi dan peruntukan lahan: Jika properti anda berada di zona yang sesuai dengan tujuan penggunaannya maka bisa menentukan harga yang lebih kompetitif.
  • Potensi perubahan zonasi: Ketahui potensi perubahan zonasi di masa depan yang dapat memengaruhi nilai properti.

 

Karakteristik Kawasan

  • Tipe dan kelas properti di sekitar: Kawasan dengan properti homogen dan kelas atas memiliki nilai lebih tinggi.
  • Budaya dan gaya hidup masyarakat: Kecocokan dengan budaya dan gaya hidup Anda dapat meningkatkan nilai properti.
Penghitungan Biaya dan Keuntungan

Penghitungan Biaya dan Keuntungan

Hitung semua biaya yang terkait dengan biaya pembangunan properti, termasuk biaya perbaikan, pajak properti, biaya asuransi, dan biaya pemeliharaan. Juga, tetapkan target keuntungan yang diinginkan dan pertimbangkan berapa lama Anda bersedia menahan properti sebelum mendapatkan penawaran yang sesuai.

Mempertimbangkan Harga Pasar Sekitar

Pahami kondisi pasar properti saat ini di wilayah Anda. Apakah pasar sedang naik, stabil, atau menurun? Pengetahuan tentang tren pasar dapat membantu Anda menyesuaikan harga properti secara lebih akurat agar sesuai dengan permintaan dan penawaran.

Meningkatkan Daya Tarik Properti

  • Properti dengan harga yang sejalan dengan harga pasar akan lebih menarik bagi pembeli.
    Pembeli akan lebih mudah membandingkan harga properti Anda dengan properti lain di kawasan tersebut.

Meminimalisir Risiko Kerugian

  • Menjual properti di bawah harga pasar dapat menyebabkan Anda mengalami kerugian.
  • Memahami harga pasar membantu Anda menghindari situasi ini.

Negosiasi Harga

Saat menetapkan harga properti, pertimbangkan untuk memberikan ruang negosiasi dengan calon pembeli atau penyewa. Kadang-kadang, menetapkan harga yang sedikit lebih tinggi dari yang Anda tetapkan dapat memberikan fleksibilitas untuk menawarkan diskon atau insentif kepada pembeli potensial.

Pembaruan Harga Berkala

Harga pasar properti dapat berubah seiring waktu, oleh karena itu penting untuk memantau perubahan dalam nilai properti secara berkala. Tinjau harga properti Anda secara rutin dan bersiaplah untuk menyesuaikan harga jika diperlukan agar tetap kompetitif di pasar. Hal ini didasarkan dari :

  • Membandingkan kinerja properti Anda dengan properti lain di kawasan yang sama.
  • Melakukan penyesuaian strategi penjualan jika diperlukan.

Dengan mempertimbangkan semua langkah ini dengan bijak, Anda dapat menentukan harga properti yang adil dan sesuai dengan nilai sebenarnya. Ingatlah bahwa menetapkan harga properti adalah proses yang dinamis dan memerlukan penilaian yang cermat terhadap berbagai faktor yang memengaruhi nilai properti di pasar.